Suggestions Agar Bisnis Ukm Mampu Bertahan Di Masa Pandemi Corona

“Dalam hati saya, saya tidak boleh menjadi karyawan, saya harus punya pabrik. Sejak itulah saya makin terpacu untuk menjadi pengusaha. Setinggi-tingginya karir seorang karyawan hanya akan mentok di langit-langit pabrik,” kata Irwandy. Lalu ia mendaftar ke Institut Teknologi Bandung untuk jurusan Teknologi Industri. Namun hasilnya Irwandy diterima untuk jurusan Matematika.

Di sini, banyak pedagang yang sudah bekerjasama dengan pihak pemilik aplikasi jual beli kebutuhan pasar. ”Perlahan mereka sudah mulai beradaptasi,” kata Fathurrahman. Semua peluang usaha yang disebutkan cukup dapat membantu mendapatkan penghasilan selama masa pandemi virus Corona. Ambil pilihan yang tepat, tergantung pada keahlian serta minat. Jangan pernah memilih peluang usaha hanya karena orang lain juga melakukan itu, lakukan yang terbaik sebisamu. Biasanya bisnis sangat kuat di bidang kompetensi intinya dibandingkan dengan bidang lain.

Tidak sedikit dari teman-teman yang kemudian muncul memberikan presentasi, tausiah, siraman rohani di media sosial selama masa pandemi ini. Semua itu menjadi catatan yang menggembirakan, ternyata di masa sulit pun orang masih bisa bekerja secara produktif. Bahkan dengan pemberlakuan WFH, malah sudah tidak ada lagi batasan waktu untuk bekerja.

Sebagai pebisnis juga tidak ingin mendapat keuntungan yang sedikit disetiap penjualannya. Ada saja pebisnis yang mematok harga terlalu tinggi tanpa melihat harga pasaran suatu produk. Tak sedikit para pebisnis yang baru saja terjun hanya berfokus pada keuntungannya saja dan mengabaikan hal penting lainnya. Misalnya saja, saking inginnya mendapatkan keuntungan yang banyak dalam waktu yang singkat, tanpa berpikir panjang pemilik bisnis langsung menurunkan kualitas produk. Hal ini sebagai bentuk antisipasi ketika dikemudian hari mengalami penurunan penjualan, maka bisa ditangani dengan cepat. Banyak orang yang mengira dengan berbisnis baik itu dibidang pakaian, resto atau café, hingga jasa adalah peluang yang sangat besar untuk mendapatkan jumlah kekayaan yang banyak dari keuntungan yang didapat.

“Kolaborasi pemerintah dengan seluruh stakeholder harapannya bisa tepat, sehingga memang bukan hanya dalam konteks pemanfaatan platform digital, tetapi bagaimana penguatan dari produk itu sendiri. Market share yang besar di dalam negeri harus bisa dimanfaatkan oleh kita semua. Harusnya momentum ini bisa kita jadikan untuk memperkuat kemandirian,” kata Anggawira. Dari aspek demand, salah satunya adalah membuat kampanye Belanja Produk Indonesia.

Solusi untuk pejuang bisnis yang omset nya menurun

Prinsipnya satu yaitu “Never too Young to Become Billionaire” atau tidak ada kata terlalu muda untuk menjadi seorang miliarder. “Men’s Republic” adalah bisnis ketiganya yang berfokus pada penjualan secara online. Dia menjual baik produk miliknya sendiri atau produk milik orang lain.

Kembali ke masalah pekerjaan, kita dituntut untuk bisa survive di masa sulit ini. Dalam keadaan tertekan, kita dipaksa berpikir mencari jalan keluar agar dapat bertahan sekaligus menjamin keberlangsungan hidup keluarga. Di lain pihak sesuai anjuran protokol kesehatan, kita harus memakai masker setiap keluar dari rumah maupun selama bekerja di kantor. Harus rela meninggalkan kebiasaan untuk bersalaman dan cipika-cipiki saat bertemu dengan sahabat atau keluarga. Harus menghindari kerumunan, menghindari upacara-upacara adat termasuk upacara penghormatan terakhir bagi keluarga dekat maupun sahabat yang meninggal karena COVID-19. Harus segera mandi dan mengganti pakaian setelah kembali ke rumah.